biaya gugat cerai dari pihak istri

Biaya Gugat Cerai Dari Pihak Istri Adalah Sebagai Berikut

Kita semua tahu bahwa setiap pasangan yang menikah menginginkan kehidupan pernikahan dan keluarga mereka langgeng. Namun, keinginan tersebut tidak selalu terpenuhi dan berjalan mulus.

Hal ini dibuktikan dengan adanya pasangan yang kemudian memutuskan untuk bercerai karena suatu alasan. Namun, tahukah Anda, ternyata pengajuan cerai di pengadilan membutuhkan anggaran tertentu.

Perlu diketahui bahwa di Indonesia setidaknya ada dua versi perceraian, yaitu talak talak dan talak gugatan, salah satunya dari pihak istri. Diantaranya, perceraian dapat dipahami sebagai prosedur perceraian di mana pihak  istri mengajukan gugatan untuk memutuskan status perkawinan dengan suaminya.

Jika Anda berencana untuk mengajukan cerai dari suami Anda, Anda harus terlebih dahulu memahami syarat dan ketentuan, terutama mengenai besaran biaya. Nah, untuk membantunya kali ini, kami akan merinci besaran biaya pengajuan cerai dari  istri, dan tata cara pengajuannya.

Syarat Pengajuan Cerai Gugat

Pasal 19 Peraturan Pemerintah Nomor 9 Tahun 1975 menyatakan bahwa seorang istri dapat mengajukan gugatan cerai kepada suaminya atas pelanggaran ta’lik talak, gugatan siqaq, gugatan keluarga dan gugatan lainnya.

Sebelum beralih ke pembahasan utama biaya cerai dari pihak istri, ada baiknya pahami dulu syarat-syaratnya. Beberapa syarat dan ketentuan untuk mengajukan cerai dari pihak istri adalah sebagai berikut:

  • Surat tuntutan atau permohonan dapat diajukan dalam rangkap delapan kepada ketua pengadilan agama sendiri atau dengan bantuan POSBAKUM.
  • Fotokopi buku nikah dari halaman pertama sampai halaman terakhir, dicap di atas kertas A4 dan dicap di kantor pos.
  • Fotokopi KTP dan KK dicap dan dicap di atas kertas A4 di kantor Pis.
  • Buku nikah asli serta salinannya.
  • Jika alamat salah satu pihak tidak diketahui, harap lampirkan surat keterangan gaib dari desa setempat.
  • Untuk PNS, TNI dan POLRI, lampirkan surat izin dari atasan.
  • Membayar uang muka proses perceraian dari pihak istri.
👉 TRENDING  Download dan Instal GB WhatsApp Pro Aplikasi Terbaru

Cara Pengajuan Gugat Cerai dari Pihak Istri

Setelah Anda melengkapi semua syarat dan ketentuan pengajuan cerai dari pihak istri kepada suami, Anda juga harus mengetahui cara mengajukannya. Berbeda dengan pembuatan akta kelahiran, tata cara pengajuan gugatan cerai terhadap istri harus melalui pengadilan agama, pengadilan agama, atau pengadilan negeri.

Secara umum, tata cara pengajuan gugatan cerai dari pihak istri di pengadilan agama di seluruh wilayah Indonesia adalah sama. Daripada penasaran, simak tata cara suami istri mengajukan cerai di bawah ini.

  • Mengajukan gugatan cerai secara lisan atau tertulis di depan pengadilan agama, pengadilan agama, atau pengadilan negeri.
  • Proses perceraian biasanya meliputi nama penggugat dan tergugat, umur, pekerjaan, agama, alamat tempat tinggal, posita (fakta peristiwa dan fakta hukum) hingga petitum (apa pun yang dipersyaratkan oleh posita).
  • Persidangan untuk penguasaan anak, nafkah anak, nafkah isteri dan harta bersama dapat dilakukan bersamaan dengan litigasi atau setelah putusan cerai mempunyai kekuatan hukum tetap.
  • Membayar untuk proses perceraian istri. (Jika Anda tidak mampu membelinya, Anda dapat mengirimkan kasus secara gratis/gratis).
  • Penggugat dan tergugat atau wakilnya menghadap pengadilan agama.

Biaya Cerai dari Pihak Istri

Perlu dicatat bahwa mungkin setiap pengadilan agama atau pengadilan negeri memiliki aturan yang sangat berbeda tentang biaya pengajuan perceraian, misalnya di Jakarta dan Bandung. Namun pada dasarnya, mengingat keputusan itu berdasarkan peraturan pemerintah, selisih biayanya tidak akan jauh.

Umumnya besaran biaya cerai bagi seorang istri antara Rp 750.000 hingga Rp 1.000.000, tergantung radius lokasi. Sedangkan untuk talak cerai (dari suami), biasanya biayanya sedikit lebih mahal, sekitar Rp 900.000 hingga Rp 1.150.000.

Jika alamat salah satu pihak tidak diketahui (tidak terlihat), akan dikenakan biaya tambahan sekitar Rp 200.000. Namun, perlu diingat bahwa jumlah proses perceraian istri Anda di atas adalah milik Anda untuk dilakukan atau diurus. Sebab, jika Anda menggunakan jasa pengacara atau pengacara, maka Anda perlu menyiapkan anggaran yang lebih besar.

👉 TRENDING  Surat Edaran Jam Kerja ASN Bulan Puasa Ramadhan 2022

Di kota-kota besar seperti Jakarta, harga atau bea untuk jasa pengacara perceraian bisa berkisar antara Rp10.000.000 hingga Rp60.000.000. Angka ini biasanya mencakup semua proses perceraian, mulai dari mendaftarkan permohonan perceraian hingga menerbitkan akta cerai.

Lamanya Proses Perceraian

Besaran biaya cerai dengan istri sudah dirinci di atas, beserta tata cara pengajuannya. Mungkin sebagian besar dari Anda bertanya-tanya berapa lama waktu yang dibutuhkan seorang istri untuk mengajukan cerai dari suaminya melalui pengadilan agama atau syariah.

Permohonan cerai biasanya diajukan ke pengadilan agama selambat-lambatnya 30 hari sebelum sidang perceraian pertama. Batas waktu tersebut dihitung sejak diterimanya gugatan cerai oleh pengadilan agama atau pengadilan negeri sampai dengan hakim meninjau kembali gugatan cerai tersebut.

Namun pada umumnya proses perceraian tingkat pertama, terutama dari pihak istri, memakan waktu hingga 6 bulan, baik di Pengadilan Agama Islam maupun Pengadilan Negeri non-Muslim.

Kesimpulan

Artinya, jika interpretasi Costtarif tentang pengajuan biaya perceraian terhadap istrinya dilengkapi dengan prosedur pengajuan, baik di pengadilan negeri atau pengadilan agama. Semoga informasi di atas bisa dijadikan referensi saat Anda mengajukan gugatan cerai dengan istri Anda.