Perbedaan Kurikulum 2013 dengan Kurikulum Merdeka

Apa Perbedaan Kurikulum 2013 dengan Kurikulum Merdeka

Apa Saja Perbedaan Kurikulum 2013 dengan Kurikulum Merdeka Belajar? Ada yang Tahu!
Perbedaan kurikulum 2013 dengan kurikulum merdeka belajar yang cukup mencolok terletak mapelnya. Salah satunya terjadi pada jenjang Sekolah Menengah Pertama yang tadinya pelajaran informatika ditiadakan. Namun pada program ini menjadi mata pelajaran wajib untuk siswa.

Apa Itu Kurikulum Darurat?

Sebelum mengetahui perbedaan kurikulum 2013 dengan kurikulum merdeka. Perlu untuk diketahui bahwa program darurat adalah sebuah pilihan yang dapat diambil oleh satuan pendidikan dalam melaksanakan PJJ. Hal ini berlaku untuk semua jenjang mulai PAUD – SMA.

Di dalam kurikulum tersebut terdapat penyederhanaan kompetensi dasar. Hal tersebut sengaja dilakukan guna mengurangi KD untuk setiap mata pelajaran. Dengan begitu para peserta didik hanya berfokus pada kompetensi esensial.

Kurikulum darurat tersebut memberikan tiga dampak. Seperti tersedianya referensi sederhana bagi guru, berkurangnya beban mengajar dan orang tua lebih mudah dalam memberikan pendampingan. Ciri umum dari program ini yaitu kesederhanaan dan prioritas.

Apa Saja Kelebihan Dari Kurikulum 2013?

Perlu Anda ketahui bahwa dalam kurikulum 2013 para siswa akan dilatih lebih mandiri, kreatif dan inovatif. Dengan begitu para peserta didik tidak hanya akan mendapatkan informasi dan materi dari guru. Melainkan bisa menemukannya di luar kelas.

Kurikulum 2013 juga mendorong para peserta didik memiliki sikap yang lebih baik kepada teman dan lingkungan sekitar. Hal tersebut akan menjadi indikator penilaian dari aspek lainnya pada program kurikulum darurat. Diantaranya aspek religius dan sikap karakter.

👉 TRENDING  PPG Prajabatan Tahun 2022 Dibuka Ini Cara Mendaftarnya

Kelebihan terakhir yaitu kurikulum 2013 menekan pada pendidikan karakter. Kondisi ini tentunya akan memberikan kesempatan bagi lembaga pendidikan untuk memaksimalkan dalam membentuk sifat peserta didik. Dengan begitu karakter anak bangsa semakin terbentuk.

Perbedaan Kurikulum 2013 dengan Kurikulum Merdeka Belajar

Perlu diketahui bahwa kurikulum Merdeka belajar juga sering disebut dengan prototipe. Program ini dapat digunakan oleh satuan pendidikan dalam rangka pemulihan akibat pandemi. Adapun beberapa perbedaan dalam kurikulum 2013 dengan yang sekarang.

1. Pembelajaran Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK)

Perbedaan pertama yang mencolok yaitu pada mapel teknologi informasi dan komunikasi. Pada kurikulum 2013 pelajaran ini dihilangkan. Namun diadakan kembali pada program prototipe yang dimulai untuk jenjang Sekolah Menengah Pertama.

Untuk mempermudahkan hal tersebut pemerintah telah mempersiapkan buku pembelajaran. Buku itu tentunya mudah dipahami baik guru dan siswa. Diadakannya kembali mapel tersebut memiliki tujuan yaitu agar peserta didik bisa bersaing di era digital atau revolusi 0.4.

2. Mata Pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam Sosial

Di dalam kurikulum Merdeka belajar terdapat perubahan pada mata pelajaran IPA dan IPS untuk tingkat sekolah dasar. Mapel tersebut pada jenjang SD yang sebelumnya dipisah sekarang digabung. Hal itu memiliki tujuan agar siswa siap mengikuti pembelajaran di SMP.

Tidak hanya itu saja di jenjang Sekolah Menengah Atas para siswa diberi hak untuk memilih peminatannya masing-masing. Hal itu sengaja dilakukan agar sesuai dengan kemampuan peserta didik. Perlu diketahui bahwa pada kurikulum 2013 jurusan itu ditentukan oleh sekolah.

3. Jumlah Jam Pembelajaran

Pada kurikulum merdeka tidak menetapkan jumlah jam pelajaran per minggu. Untuk alokasi waktunya pada program prototipe ditetapkan per tahun. Bisa dikatakan, satu mapel bisa saja tidak diajarkan di semester ganjil namun akan dilakukan pada genap.

👉 TRENDING  Cara Mendaftar Kurikulum Merdeka Belajar dengan SMPKB

Hal itu tentunya sangat berbeda dengan kurikulum 2013. Di mana pengalokasian waktunya dilaksanakan setiap minggunya. Dengan begitu mengakibatkan setiap akhir tahun para peserta didik bisa memperoleh hasil belajar atau raport.

Demikianlah pembahasan tentang perbedaan kurikulum 2013 dengan kurikulum merdeka. Mengenali perbedaan tersebut sangatlah penting supaya dapat mencapai target pembelajaran dengan maksimal. Tidak hanya itu saja juga bisa menciptakan para siswa yang kompeten.