tata cara mandi wajib

Doa-Doa dan Tata Cara Mandi Wajib Yang Baik dan Benar

Tata Cara Mandi Wajib Yang Benar-Mandi wajib disebut juga mandi junub. Mandi ini memiliki tata cara yang berbeda dengan mandi biasa pada umumnya. Mandi wajib memiliki aturan-aturan yang wajib dilakukan agar sah ketika akan melakukan ibadah.

Jadi tata cara mandi wajib ini sangat penting diketahui apalagi jika Anda sudah akil baligh. Akil baligh adalah istilah dalam Islam yang diartikan sebagai kondisi ketika seseorang sudah berada di usia yang mampu mengetahui hukum syariat Islam. Jadi saat seseorang sudah akil baligh maka ia wajib untuk melakukan kewajiban-kewajibannya sebagai umat muslim sebagaimana mestinya.

Orang yang sudah akil baligh dianggap sudah dewasa dimana sudah bisa membedakan mana yang benar dan salah, mengetahui apa yang harus dilakukannya. Berbeda dengan anak-anak, orang yang sudah akil baligh harus bertanggung jawab penuh dalam melakukan perintah Allah SWT dan menjauhi larangan-Nya. Dan yang paling penting dalam menjalankan kewajibannya orang tersebut harus berakal.

Seseorang dapat mengetahui sudah akil baligh karena ditandai dengan adanya perubahan-perubahan secara biologi pada tubuhnya. Dimana perubahan tersebut antara wanita dan pria berbeda. Selain perubahan secara biologis, Anda bisa mengetahui tanda akil baligh berdasarkan umur.

Namun setiap orang memiliki perbedaan untuk mencapai kedewasaan tersebut. Umumnya usia akil baligh pria adalah 12 sampai 18 tahun sedangkan wanita 9 sampai 17 tahun. Untuk pria, akil baligh ditandai dengan mimpi basah sedangkan wanita ditandai dengan mengalami haid.

Ketika seorang pria atau wanita sudah mengalami hal tersebut Anda harus bersuci terlebih dahulu sebelum menjalankan ibadah. Caranya adalah dengan mandi wajib. Tata cara mandi wajib harus dilakukan dengan baik dan benar.

Tata Cara Pertama, Niat Atau Doa Untuk Melakukan Mandi Wajib

tata cara mandi besar

Mandi wajib ini bertujuan untuk menyucikan diri dari hadas besar. Hadas besar adalah haid, nifas, wiladah, air mani. Jika seseorang terkena hadas kecil, ia hanya menyucikannya dengan wudhu.

Namun jika ia mengalami atau terkena hadas besar maka ia wajib menyucikan dengan mandi junub. Apakah Anda sudah tahu bagaimana tata cara mandi wajib?

Sebelum Anda melakukan tata caranya Anda juga harus mengetahui rukun mandi wajib. Rukun mandi wajib ini harus Anda penuhi agar mandi wajib yang Anda lakukan sah dengan memperhatikan juga tidak ada lagi najis yang menempel di badan Anda.

Rukun yang pertama dalam Islam adalah Anda harus mengucapkan doa niat terlebih dahulu. Kemudian yang kedua Anda harus meratakan air ke semua anggota badan Anda.

Ketika seorang berhenti mengalami haid, nifas, wiladah dan keluar air mani baik sengaja atau tidak, seseorang wajib melakukan mandi wajib. Nah niat untuk beberapa sebab tadi cukup berbeda.

– Doa niat mandi wajib secara umum

Doanya adalah “Nawaitul ghusla liraf’il hadatsil akbari fardhal lilaahi ta’aala.”

Niat ini untuk menghilangkan hadas besar, fardu (wajib) karena Allah Ta’aala. Niat ini dapat Anda baca dahulu sebelum masuk ke kamar mandi. Niat ini dapat dilakukan bagi pria atau wanita yang akan melakukan mandi wajib karena keluarnya air mani atau melakukan hubungan suami istri.

👉 TRENDING  Niat Mandi Wajib dan Doa Untuk Laki-Laki Serta Perempuan

Ketika memasuki bulan Ramadhan, batasan seseorang melakukan mandi wajib adalah sebelum adzan subuh. Mandi wajib yang dilakukan di siang hari pada dasarnya tidak akan membatalkan puasa.

Namun Anda perlu mandi wajib sebelum akan melakukan sholat. Hal tersebut karena syarat sahnya sholat adalah bersih dari hadas kecil dan hadas besar. Meskipun tidak membatalkan puasa, Anda juga harus tetap menjaga agar tidak ada air yang masuk ke dalam tubuh.

Karena akan mengakibatkan batalnya puasa. Jadi ketika hubungan suami istri dilakukan di malam hari, Anda akan tetap sah puasanya di siang hari jika belum melakukan mandi wajib.

Hal tersebut karena diriwayatkan pada Hadits menyebutkan bahwa ada seorang sahabat yang masih dalam keadaan junub namun tetap melakukan puasa seperti biasa. Namun tentunya Anda harus melaksanakan sholat subuh bukan? Jadi sebaiknya mandi wajib dilakukan sebelum adzan subuh berkumandang.

– Doa niat mandi wajib setelah haid

Nah setelah seorang wanita selesai mengalami haid. Maka ia wajib melakukan mandi wajib agar sah dalam beribadah. Hal tersebut karena wanita yang mengalami haid tidak boleh melaksanakan sholat dan puasa.

Hal tersebut karena haram hukumnya, jika wanita mengalami haid saat bulan Ramadhan maka ia wajib mengganti puasanya namun tidak wajib mengganti sholatnya. Jadi sebelum ia melaksanakan sholat, puasa atau membaca Al Qur’an, ia harus menyucikan diri terlebih dahulu.

Sebelum sholat ia tidak boleh hanya berwudhu saja namun ia harus mandi wajib dahulu setelah itu barulah ia berwudhu. Berikut ini adalah niat yang dapat dilafalkan: “Nawaitul ghusla liraf’i hadatsil haidil lillahi ta’aala”. Niat ini cukup berbeda dengan niat yang umum karena memiliki arti menyucikan atau menghilangkan qhadas besar sebab haid karena Allah Ta’aala.

– Doa dengan niat mandi wajib setelah nifas

Selanjutnya bagi wanita yang selesai mengalami nifas, niat yang dilafalkan juga berbeda. Nifas merupakan darah yang dikeluarkan dari rahim seorang wanita setelah melahirkan. Biasanya nifas ini berlangsung selama 40 hari atau paling lama 60 hari.

Sama seperti haid, saat nifas wanita juga tidak boleh melaksanakan sholat dan puasa. Niatnya adalah berikut ini “Nawaitul ghusla liraf’i hadatsin nifaasi lillahi ta’aala.

Itulah tata cara mandi wajib yang pertama yaitu niat yang harus Anda baca sebelum melakukan mandi wajib. Perlu Anda ingat juga bahwa Anda mengucapkan niat ini sebelum Anda memasuki kamar mandi. Hal tersebut karena Anda tidak boleh membaca niat atau berdoa kepada Allah di kamar mandi, haram hukumnya.

– Orang Meninggal

Tahukah Anda, ternyata orang meninggal dunia juga termasuk yang wajib melakukan mandi wajib. Seperti yang diketahui bahwa ketika orang meninggal akan dimandikan. Nah ini juga termasuk mandi wajib. Namun orang yang mati syahid tidak diwajibkan untuk mandi wajib.

Jenazah yang tidak dimandikan diantaranya adalah orang yang mati syahid karena perang di jalan Allah, orang yang meninggal saat ihram dan memakai kain ihram sebagai kafannya serta anak yang baru lahir belum mengeluarkan suara.

Lanjut ke tata cara yang lengkap. Sama seperti niat, tata caranya juga memiliki sedikit perbedaan berdasarkan penyebab melakukan mandi wajib itu. Tata caranya dibagi menjadi dua yaitu tata cara setelah wanita yang mengalami haid atau nifas dan tata cara seseorang yang mengeluarkan air mani baik karena berhubungan intim suami-istri karena mimpi basah atau alasan lainnya.

Tata Cara Mandi Wajib Setelah Wanita Selesai Haid Atau Nifas

tata cara mandi junub

– Membaca niat

Mengucapkan basmallah dan melafalkan niat mandi wajib setelah haid yang dilakukan sebelum masuk kamar mandi.

👉 TRENDING  13 Cara Membuat Donat Mudah dan Praktis untuk Pemula

– Anggota badan pertama yang disucikan terkena air adalah tangan

Hal tersebut bertujuan agar suci dari najis yang menempel. Kedua tangan dibasuh sebanyak 3 kali.

– Kemudian membersihkan kemaluan

Sebelumnya Anda harus membasahi kedua tangan Anda terlebih dahulu. Selanjutnya Kalian dapat membersihkan kemaluan memakai tangan kiri Anda. Anda bisa membersihkan semua bagian yang kotor yang ada di sekitar kemaluan.

Selain bagian di sekitar kemaluan, Anda juga dapat membersihkan bagian yang dianggap kotor seperti dubur, ketiak, pusar dan sela jari menggunakan tangan kiri juga.

– Membersihkan tangan

Setelah membasuh bagian yang kotor tadi, Kamu dapat menyucikan kedua tangan Anda lagi agar bersih dari najis.

– Wudhu

Setelah tangan dan bagian-bagian tadi sudah bersih. Anda bisa mengambil wudhu secara sempurna seperti yang biasa Anda lakukan ketika akan sholat pada air yang mengalir.

– Menyiram rambut dan kepala

Tata cara mandi wajib selanjutnya Kalian bisa mengguyur seluruh badan Anda mulai dari atas. Namun sebelumnya Anda bisa membasuh rambut Anda dulu dari atas hingga ke ujung rambut. Pastikan seluruh rambut Anda telah basah dan tersiram.

Selanjutnya kamu bisa dapat menyiram anggota badan Anda mulai dari kepala sebanyak 3 kali. Nah anggota badan yang tersiram pertama kali adalah pada bagian kanan terlebih dahulu. Lanjut disiram kembali 3 kali dari kepala hingga ke anggota badan sebelah kiri.

– Membasuh sela-sela rambut

Selanjutnya kalian bisa dapat menggosok sela-sela rambut dengan memisah-misah rambut menggunakan tangan. Pastikan rambut dan lipatan kulit bersih dan tersiram semua. Seperti mandi, kamu dapat membersihkannya dengan sabun atau wewangian lain.

– Membilas dengan air

Tata cara yang terakhir kalian dapat menyiram lagi seluruh anggota badan yang bertujuan untuk membilas bersih dari sabun dan wewangian.

Itulah urutan-urutan cara yang penting Anda lakukan agar bersih dari haid. Apakah selama ini Anda sudah melakukannya dengan benar?

Cara selanjutnya yang akan dibahas yaitu mandi wajib yang dilakukan setelah melakukan hubungan intim.

Tata Cara Mandi Wajib Setelah Melakukan Hubungan Intim

jangan asal mandi wajib

Memiliki cara yang hampir mirip namun agar tidak ada yang terlewat dan tidak salah urutannya. Simak cara-caranya di bawah ini:

– Niat

Membaca basmallah dan niat dengan sungguh-sungguh di dalam hati dan ada baiknya tidak di kamar mandi.

– Membasuh kedua tangan

Membasuh kedua pergelangan tangan dan telapak tangan sebanyak 3 kali.

– Membersihkan kemaluan

Setelah tangan sudah bersih, kamu bisa membersihkan bagian kemaluan dan kotoran di sekitarnya menggunakan tangan kiri. Jika sudah, Anda bisa membersihkan tangan Anda kembali dengan sabun. Lalu membilasnya

– Mengambil wudhu

Lalu dilanjut dengan berwudhu agar bersih dari najis. Tata caranya seperti berwudhu yang biasa Anda lakukan.

– Menyiram kepala dan rambut

Setelah berwudhu kalian bisa menyiram kepala dan rambut Anda. Bersihkan kepala Anda mulai dari pangkal rambut hingga ujung rambut. Seluruh bagian rambut harus basah.

Jadi kamu dapat memulai dengan membasuh rambut menggunakan jari kemudian lanjut Anda siram seluruhnya sebanyak 3 kali.

– Mengguyur anggota badan

Kemudian kalian dapat mengguyur seluruh anggota badan mulai dari sebelah kanan sebanyak 3 kali lalu sebelah kiri juga 3 kali. Anda juga dapat mengaplikasikan sabun ke anggota badan Anda hingga bersih ke seluruh bagian yang sulit dijangkau.

Tak lupa untuk memastikan lipatan-lipatan kulit dan bagian tersembunyi sudah bersih juga. Lalu Anda bisa membilasnya dengan air bersih di tahap terakhir.

Itulah tata cara mandi wajib yang dapat Anda lakukan. Jadi hal-hal penting di atas harus diperhatikan karena wajib dilakukan. Seluruh permukaan tubuh harus tersiram.

👉 TRENDING  Doa Mandi Junub Setelah Haid dan Berhubungan Badan

Jadi Anda tidak boleh menggunakan penutup kepala saat mandi wajib karena rambut Anda harus bersih juga dari najis. Kemudian air yang Anda gunakan juga haruslah air bersih dan juga suci. Tambahan informasi yang penting Anda perhatikan juga saat Anda sedang haid, baiknya jangan memotong kuku dan memotong rambut.

Hal tersebut karena ketika Anda sedang haid, bagian tubuh Anda tidaklah suci. Jadi perlu disucikan terlebih dahulu dengan mandi wajib. Oleh karena itu kamu bisa memotongnya ketika sudah dalam keadaan suci.

Jadi mandi wajib ini juga dikatakan sebagai sebagian dari ibadah sama seperti wudhu yang termasuk dalam rukun sholat. Hal tersebut karena merupakan perintah Allah SWT dan berdasarkan ajaran Rasulullah SAW.

Mandi wajib artinya juga Anda sudah menjaga kebersihan tubuh Anda. Dengan mandi wajib Anda sudah bersih dari hadas besar yang tidak menghalangi Anda untuk melakukan kewajiban Anda dalam beribadah. Tata cara mandi wajib selanjutnya, kamu bisa dapat membaca doa setelah mandi wajib untuk melengkapinya.

Doa Yang Dapat Dibaca Setelah Mandi Wajib

Hadits menyebutkan bahwa setelah mandi wajib, Anda bisa membaca doa di bawah ini.

“Asyhadu an laa ilaha illallahu wahdahu laa syarika lahu, wa asyhadu anna Muhammadan abduhu wa Rasuluhu, allahumma-jalni minattawwabina, waj-alni minal-mutathahirrina”.

Arti dari doa tersebut adalah memohon kepada Allah SWT agar menjadi hamba yang termasuk golongan yang bertaubat dan selalu menyucikan diri. Doa tersebut diajarkan oleh Rasulullah SAW sebagaimana yang diriwayatkan pada hadits. Dan selain berdoa, langkah baiknya untuk melakukan wudhu juga.

Oleh sebab itu seseorang dapat secara lengkap suci dari hadas kecil maupun hadas besar. Bahkan ada juga yang menyebutkan. Selain mandi wajib, ketika Anda selesai mandi langkah baiknya untuk diselesaikan dengan berwudhu.

Karena dengan begitu Anda senantiasa akan suci dan menjaga kebersihan. Karena pada dasarnya, kebersihan adalah sebagian dari iman. Itulah cara-cara mandi wajib yang dapat Anda lakukan dengan air yang bersih.

Tayamum sebagai ganti mandi wajib ketika tidak ada air

Anda mungkin penasaran dan bertanya-tanya apa yang akan dilakukan jika Anda sedang sakit namun harus melakukan mandi wajib atau bahkan tidak ada air? Di Al-Qur’an telah dituliskan dalam surat An-Nisa ayat 43.

Dalam surat tersebut sesuai perintah Allah apabila tidak ada air, maka kalian dapat menyucikan diri dengan cara bertayamum. Itulah yang dikatakan juga oleh Rasulullah kepada seorang sahabat. Dimana ia berada dalam keadaan junub namun tidak ada air di sekitarnya.

Maka yang dapat dilakukan adalah dengan bertayamum. Namun jika nanti sudah terdapat air. Maka ia wajib melakukan mandi wajib meskipun ia tidak terkena hadas besar lagi.

Tayamum dapat dilakukan dengan cara membasuh kedua tangan ke tanah atau pasir lalu Anda tiup. Setelah itu kamu dapat membasuhnya ke wajah Anda. Hal tersebut dianggap sah apabila tidak terdapat air sama sekali.

Jadi tata cara mandi wajib di atas dapat dilakukan dengan cara bertayamum dahulu sah hukumnya. Lalu kalian dapat melakukan mandi wajib setelahnya.

Informasi di atas tentunya sangat bermanfaat dan bisa Anda pelajari. Apalagi bagi Anda yang baru saja menginjak akil baligh.

Pencarian Berdasarkan Kata Kunci
Doa Keluar Mani ,Tatacara Mandi Wajib ,Doa Mandi Wajib Pria Dan Tata Caranya ,Doa Mandi Wajib Mani ,Doa Mandi Wajib Keluar Mani Dan Caranya ,Doa Mandi Wajib Keluar Mani ,Doa Mandi Wajib ,Doa Mandi Keluar Mani ,Doa Mandi Junub Yang Benar ,Doa Mandi Hadas ,Doa Mandi Besar ,Bacaan Mandi Junub Yang Benar ,Doa Keluar Air Mani ,Doa Bersuci ,Doa Adus Mani ,Cara Mandi Wajib Pria Yang Benar Dan Doanya ,Cara Mandi Wajib ,Cara Mandi Besar ,Cara Adus ,Bacaan Niat Mandi Wajib