Tips untuk Menghindari Investasi Bodong
Image Source: pixabay.com

Tips untuk Menghindari Investasi Bodong

Investasi bodong tetap menjadi jebakan bagi calon klien dan terus dianiaya oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab.

Bisnis ini dianggap sebagai cara cepat dan mudah untuk mengumpulkan uang dalam jumlah besar dari masyarakat umum. Akibatnya, penipuan investasi telah terjadi berulang kali selama bertahun-tahun yang merugikan investor.

Ya, cara lama, tapi korban baru melangkah lebih jauh. Soal model, penipuan investasi ini bukan hal baru. Hal ini terlihat dari banyaknya kasus serupa yang terjadi dari tahun ke tahun.

Semua ini tentu sangat mengecewakan mengingat pemerintah telah memperingatkan bahaya dan kerugian yang bisa ditimbulkan dari kegiatan bisnis yang tidak jelas tersebut. Namun kenyataannya, hal yang sama masih terjadi, meski jumlah korban dan korban terus bertambah.

Pelajari dan jadilah lebih cerdas untuk memahami investasi Anda

Melalui Otoritas Jasa Keuangan (OJK), pemerintah telah berulang kali mengimbau masyarakat untuk mengawasi investasi, namun masih ada kasus penipuan yang menyamar sebagai investasi penipuan.

Pada dasarnya salah satu penyebab utamanya adalah kurangnya pengetahuan tentang investasi itu sendiri, juga mudah tergiur dengan banyaknya keuntungan yang ditawarkan.

Sebagai orang yang berpotensi menjadi korban dari aktivitas investasi penipuan ini, kita harus mulai belajar untuk lebih cerdas dan peka untuk memahami berbagai bentuk investasi, terutama yang ada di sekitar kita. Ada.

Jika Anda sepenuhnya memahami dan mengenali risiko yang terlibat dalam investasi, Anda akan selalu waspada. Ini memungkinkan Anda untuk menimbang dengan tepat investasi mana yang berharga dan dapat menawarkan pengembalian yang lebih tinggi dan risiko keuangan yang seimbang.

👉 TRENDING  Gaji Terbesar di Indonesia Saat Ini

Untuk melakukan ini, selalu identifikasi investasi penipuan sejak awal untuk menghindari risiko kerugian. Simak tips berikut agar terhindar dari penipuan investasi sejak awal.

1. Waspadalah terhadap penawaran hasil yang menggiurkan

Hampir semua investasi penipuan membawa hasil yang tidak pantas dan selangit. Misalnya, keuntungan bisa mencapai 5% dalam sebulan atau 40-50% dalam setahun.

Jumlah ini tentunya sangat tinggi dibandingkan dengan tingkat pengembalian/keuntungan dari investasi pada umumnya. Jadi bisa dipastikan bahwa tergoda untuk menginvestasikan banyak uang akan segera membuat Anda bahagia.

Bagi mereka yang terbiasa dengan banyak produk investasi jangka panjang dan jangka pendek, pengembaliannya tidak pantas dan meningkat.

Untuk alasan ini, memahami dan mengetahui berbagai produk investasi dan risikonya dapat sangat membantu dalam menahan godaan untuk menghasilkan keuntungan yang tidak adil.

2. Perhatikan status hukum dari investasi yang diberikan

Ketika suatu investasi curang, biasanya tidak ada legalitas atau otoritas/persetujuan hukum dari otoritas tersebut. Oleh karena itu, hak-hak investor tidak cukup dijamin.

Itu sangat berbahaya. Reksa dana memiliki beberapa pilihan. Jika terjadi masalah dengan bisnis investasi ini, kami sebagai nasabah tidak memiliki perlindungan hukum atas dana yang terkandung di dalamnya.

Oleh karena itu, sebelum melakukan investasi, periksalah legalitas perusahaan Anda dan aktivitas yang Anda lakukan sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku. Jika perusahaan menyediakan jasa keuangan, OJK memiliki kewenangan untuk memberikan bisnis ini.

Jika perusahaan adalah koperasi, izin ini akan dikeluarkan oleh koperasi dan Dinas Usaha Kecil. Namun, jika merupakan perdagangan, perusahaan tersebut harus memiliki izin dari Kementerian Perdagangan (Kemendag).

Di sisi lain, jika bersifat multi level marketing (MLM), perusahaan harus mendapat persetujuan dari Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM). Oleh karena itu, perhatikan baik-baik bentuk hukum dari perusahaan investasi ini.

👉 TRENDING  Manfaatkan Rumah sebagai Peluang Bisnis Penginapan

3. Pastikan struktur organisasi jelas

Tentu saja, perusahaan membutuhkan struktur organisasi top-down yang jelas. Namun pada dasarnya perusahaan ini dibentuk tanpa mengikuti standar organisasi bisnis yang baik dan secara kebetulan, sehingga tidak terjadi penipuan investasi.

Oleh karena itu, perhatikan baik-baik struktur organisasi perusahaan yang merupakan target investasi yang baik. Semakin tidak jelas struktur organisasi suatu perusahaan, semakin mencurigakan aktivitas komersial yang dilakukannya.

4. Melihatnya, apakah kegiatan usaha tersebut jelas dilakukan?

Aktivitas bisni tentu menjadi salah satu hal yang paling penting. Karena hal ini secara langsung mempengaruhi keuntungan dari kegiatan investasi ini.

Dalam kebanyakan kasus, investasi penipuan tidak memiliki operasi bisnis yang jelas dan terorganisir karena perusahaan hanya berfokus pada pembiayaan pelanggan.

Harap membiasakan diri Anda dengan operasi perusahaan modal ventura, misalnya meninjau bukti langsung dari operasi perusahaan modal ventura. Ini membantu untuk menghindari kehilangan investasi yang kita buat.

5. Apakah sistem rekrutmen mempengaruhi laba atas investasi?

Penting untuk mengetahui hal ini. Hal ini dikarenakan penipuan investasi biasanya menggunakan sistem rekrutmen yang secara langsung dapat mempengaruhi jumlah hasil investasi yang kita investasikan.

Jika Anda dapat mempekerjakan orang dan membuat mereka berinvestasi besar-besaran, penghasilan Anda akan meningkat. Kebalikannya juga benar.

Sebaliknya, perusahaan investasi yang sah tidak dapat menemukan hal seperti ini. Yang harus Anda lakukan adalah berinvestasi secara teratur dan memantau aktivitas investasi Anda.

Jika sebuah perusahaan investasi membebani kliennya dengan sistem perekrutan ini, ada kemungkinan besar bahwa perusahaan tersebut adalah perusahaan investasi bodong dengan bisnis yang tidak jelas.

Penting untuk mengetahui hal ini. Hal ini dikarenakan penipuan investasi biasanya menggunakan sistem rekrutmen yang secara langsung dapat mempengaruhi jumlah hasil investasi yang kita investasikan.

👉 TRENDING  Tips Dasar Belajar Investasi bagi Pemula Mulai Dari Nol

Jika Anda dapat mempekerjakan orang dan membuat mereka berinvestasi besar-besaran, penghasilan Anda akan meningkat. Kebalikannya juga benar.

Sebaliknya, perusahaan investasi yang sah tidak dapat menemukan hal seperti ini. Yang harus Anda lakukan adalah berinvestasi secara teratur dan memantau aktivitas investasi Anda.

Jika sebuah perusahaan investasi membebani kliennya dengan sistem perekrutan ini, ada kemungkinan besar bahwa perusahaan tersebut adalah perusahaan investasi bodong dengan bisnis yang tidak jelas.

6. Lihat “Apakah alamat dan manajemen perusahaan Anda jelas?”

Jika Anda menemukannya, maka ada baiknya untuk berhati-hati. Bukan hanya bisnis yang tidak jelas, tetapi Anda juga perlu memastikan alamat bisnis Anda berada di lokasi yang unik.

Perusahaan investasi yang curang biasanya hanya memiliki kantor kecil yang tidak terlihat dengan jumlah karyawan yang sedikit.

Jika Anda menemukan perusahaan seperti itu, berhati-hatilah sejak awal. Perusahaan ini mungkin akan bangkrut beberapa hari setelah menginvestasikan uang kita.

Ingatlah bahwa perusahaan yang profesional perlu berada di tempat yang layak dan strategis. Selain itu didukung oleh aktivitas dan personel bisnis yang sesuai dan sah.

Kenali dan hindari risiko penipuan investasi sejak awal

Banyak hal terjadi yang menimbulkan banyak korban dan kerugian, namun penipuan investasi memikat banyak orang yang ingin berinvestasi. Tentu saja penipuan investasi ini menimbulkan bahaya bagi investor yang ingin menginvestasikan uangnya.

Untuk itu, sebagai calon investor disarankan untuk mengenali dan memahami jenis investasi yang digunakan. Dengan cara ini Anda menghindari risiko penipuan potensial sejak awal. Jangan biarkan investasi Anda tumbuh atau bahkan mandek.