memperbaiki kartu vaksin
Image Source: menpan.go.id

Cara Memperbaiki Sertifikat Vaksin

Beberapa orang sering mengeluhkan kesalahan data pribadi pada sertifikat vaksinasi yang dapat diakses di aplikasi PeduliLindungi.

Hal ini juga diumumkan oleh Kementerian Kesehatan RI (Kemenkes), yang menyebutkan jumlah pengaduan masyarakat tentang masalah tersebut telah mencapai lebih dari 134.000 email setiap minggunya. Pengaduan masyarakat terhadap call center kini mencapai 80.000.

Siapa pun yang telah divaksinasi Covid-19 untuk dosis pertama dan kedua akan menerima sertifikat vaksinasi. Sertifikat vaksinasi dapat diakses menggunakan aplikasi PeduliLindungi. Saat ini Sertifikat vaksinasi menjadi kebutuhan penting untuk perjalanan dan kebutuhan lainnya. Oleh karena itu, akurasi data sangat dibutuhkan.

Namun, terkadang orang mengalami masalah seperti kesalahan data yang tercantum pada kartu vaksinasi.

Kesalahan penulisan data seringkali menyulitkan masyarakat untuk memperoleh pelayanan publik atau pelayanan khusus lainnya.

Berikut adalah beberapa cara untuk memperbaiki kesalahan data pada sertifikat vaksinasi:

1. Melapor Lewat Chatbot WhatsApp

Kementerian Kesehatan RI (Kemenkes) kini telah mempermudah masyarakat untuk menyampaikan pengaduan terkait kesalahan data pribadi, cukup melalui pesan instan WhatsApp. Ini bisa dilakukan dengan fitur Chatbot WhatsApp Sertifikat PeduliLindungi.

Cara memperbaiki data pribadi Anda melalui Chatbot WhatsApp  PeduliLindungi sebagai berikut:

– Bukalah WhatsApp

– Hubungi Nomor Chatbot WhatsApp (081110500567)

– Ketik sesuatu di kolom chat (Contoh: Halo)

– Kemudian muncul menu utama berupa kartu vaksinasi

– Pilih sertifikat vaksinasi

– Selanjutnya, Anda akan diminta untuk memasukkan nomor telepon yang terdaftar di PeduliLindungi untuk mengakses chatbot. Dan untuk mengirim kode OTP

– Masukkan kode OTP yang telah dikirim ke nomor telepon anda.

👉 TRENDING  Jenis Aglonema dan Cara Menanam Serta Merawat Agar Subur dan Indah

– Setelah Anda memilikinya, tiga menu utama akan muncul, yaitu “Unduh kartu vaksinasi”, “Status vaksinasi” dan “Edit informasi pribadi”.

– Untuk memperbaiki data pribadi, pilih menu “Edit data pribadi”.

– Anda kemudian akan diminta untuk memasukkan nama yang Anda gunakan untuk mendaftar vaksinasi

– Jika sudah, Anda akan diminta memasukkan Nomor Induk Kependudukan (NIK).

– Chatbot akan memberikan semua informasi yang ingin Anda ubah yaitu “Nama”, “Tanggal Lahir” dan “Nomor Telepon”.

– Pilih data mana yang ingin Anda ubah.

– Anda akan diminta untuk memasukkan data yang benar

2. Pengaduan melalui email

Kepala Dinas Komunikasi dan Pengabdian Masyarakat, Kementerian Kesehatan (Kemenkes), drg. Widyawati, MKM, mengatakan masyarakat bisa email kendala yang dihadapi [email protected]

“Proses perbaikan bisa dengan mudah dilakukan melalui email [email protected],” kata Widyawati di Jakarta, seperti dikutip dari laman Sehat Negeriku Kemkes.

Pada email tersebut, sertakan format identitas pribadi seperti:

-Nama dan nama keluarga

-NIK KTP

– Tempat dan tanggal lahir

–  Nomor handphone

– lampirkan foto dan;

-Sertifikat Vaksin Covid-19.

Kemenkes menjelaskan, masyarakat bisa langsung menyerahkan data diri lengkap, swafoto dengan KTP dan menyampaikan keluhannya untuk segera diproses.

Selain memperbaiki kesalahan pada data kartu vaksinasi, Anda dapat menggunakan email ini untuk menyampaikan keluhan lainnya. Seperti kartu vaksinasi yang belum muncul meski sudah divaksinasi.

3. Menelop Call Center

Selain email, Anda juga dapat menghubungi call center PeduliLindungi (119 ext. 9). Disarankan untuk menghubungi call center selama jam kerja untuk respon cepat.

Anda juga dapat menyampaikan keluhan lainnya melalui call center.

Selain itu, Depkes meminta masyarakat untuk informasi lebih lanjut dapat menghubungi nomor bebas pulsa Halo Depkes di hotline 1500-567, SMS 081281562620, Fax (021) 5223002, 52921669.

👉 TRENDING  Mengubah Desain Dapur Minimalis dengan Biaya yang Murah

 4. Pergi ke Fasilitas Kesehatan dan Dinas Kesehatan

Untuk masalah tidak ada keterangan tanggal vaksinasi, pengguna dapat mengajukan pengaduan ke fasilitas kesehatan terdekat atau departemen kesehatan masyarakat.

Pejabat setempat dapat memasukkan kembali data peserta ke dalam sistem PCare. Namun, menurut Kominfo, kendala tersebut hanya bisa diatasi warga DKI Jakarta. Solusi permasalahan serupa bagi warga di luar DKI Jakarta akan terus diinformasikan.

Sebelum datang ke Puskesmas, disarankan untuk mempersiapkan dokumen;

-Nama dan nama keluarga

-NIK

-Nomor handphone

-Alamat email

– Nomor lot vaksin

-Screenshot status vaksin dalam sertifikat perawatan terlindung

-foto KTP

-Foto kartu vaksinasi dengan data pribadi dan status vaksinasi