Wantimpres Arifin Panigoro Meninggal Dunia

Pengusaha Arifin Panigoro Meninggal Dunia

Kabar duka datang dari Dewan Pertimbangan Presiden (Wantipres). Pengusaha sekaligus anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) Arifin Panigoro meninggal dunia pada Senin (28/2/2022).

Arifin meninggal pada usia 76 tahun. Ia mengembuskan napas terakhir saat menjalani perawatan medis di Amerika Serikat.

Sosok Arifin sendiri pertama kali muncul ke permukaan sebagai pengusaha besar di Indonesia. Bisnisnya di sektor minyak dan gas membuatnya menjadi raja minyak Indonesia.

Bahkan, Arifin pernah menduduki peringkat 50 orang terkaya di Indonesia. Seperti dilansir Forbes, Senin (28/2/2022), Arifin masuk dalam daftar orang terkaya di Indonesia tahun 2020.

Kekayaan Arifin yang tercatat di Forbes senilai US$550 juta atau sekitar Rp 7,86 triliun (Rp 14.300). Industri migas disebut-sebut oleh Forbes sebagai sumber kekayaan Arifin Panigoro.

Forbes mencatat bahwa Arifin Panigoro adalah pendiri Medco Energi Internasional, sebuah perusahaan minyak dan gas terkenal di Indonesia. Arifin juga dianugerahi Bintang Mahaputera Nararya, salah satu penghargaan sipil tertinggi di Indonesia.

Arifin bergabung dengan Wantimpres pada Desember 2019. Dalam dunia perpolitikan, Arifin juga pernah menjabat sebagai anggota DPR.

Hal ini dibenarkan oleh ahli epidemiologi dari FKM (FKM UI) Pandu Riono, Universitas Indonesia.

Pandu adalah anggota Komisi Pakar Tuberkulosis yang bekerja sama dengan Stop Tuberculosis Partnership Indonesia, yang dipimpin oleh Arifin Panigoro.

“Inna lillahi wa inna ilaihi rojiun. Bapak Arifin Panigoro dari Mayo Clinic, Rochester, USA, meninggal dunia pada 27 Februari pukul 14:45 (atau pukul 15:45 WIB pada 28 Februari). Dia ketua @StopTBIndonesia yang sangat aktif dalam percepatan penanggulangan tuberkulosis di Indonesia,” kata Pandu dalam akun Twitternya @dpriono1, yang dikonfirmasi Kompas.com.

Pandu juga mengatakan, sejak Arifin memimpin Stop Tuberculosis Partnership, Indonesia berhasil mengajak Presiden Joko Widodo untuk lebih memperhatikan masalah penyakit tersebut.

👉 TRENDING  Cara Mudah Investasi Agar Keuntungan Berlipat

“Sejak  saat itu Pak Arifin menjadi ketua, beliau berhasil mengajak Presiden Jokowi untuk ikut ambil bagian dalam komitmennya untuk memperhatikan masalah tuberkulosis di Indonesia,” kata Pandu dalam keterangan singkat, Senin.

Arifin Panigoro tidak hanya aktif di berbagai organisasi tetapi juga dikenal luas sebagai pengusaha minyak dan politisi.